Warta

Berita



25
Apr
25 Apr 2018 | 08:08WIB | Kategori : Hibah Air Minum | Oleh : PJSIM Kota Magelang

Kirab Budaya PDAM Kota Magelang

Dalam rangka memperingati HUT Kota Magelang yang ke-1112  pada tanggal 11 April 2018 Pemerintah Kota Magelang menyelengarakan beberapa rangkaian acara antara lain: Pagelaran Wayang Kulit ,  Jalan santai, Sepeda Sehat, Grebeg Gethuk yang dilaksanakan pada tanggal 15 April 2018, serta Kirab Budaya.

Mobil Hias PDAM Kota Magelang
Dalam acara Kirab Budaya yang juga rangkaian Hari Jari Ke-1112 Kota Magelang, Minggu (22/4/2018) tersebut, satu per satu karya terbaik warga Kota Magelang ditampilkan. Ada sebanyak 47 peserta kirab dari berbagai instansi baik negeri maupun swasta. Seperti Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelajar/sekolah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maupun lainnya. Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito, mengatakan, gelar budaya Kota Magelang setiap tahun diadakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Magelang. "Gelar budaya ini menggambarkan seni budaya yang ada di Kota Magelang. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat yang telah mengisi kirab budaya ini," katanya.
Rombongan Penari Kesenian daerah dari PDAM Kota Magelang
Adapun rute kirab budaya tahun ini dimulai dari Lapangan Rindam IV Diponegoro, kemudian ke sisi Timur Alun-alun Magelang, dan finish di Jalan Ikhlas. Setiap kelompok diberi waktu sekitar 3 menit untuk menampilkan atraksi atau tarian di depan panggung kehormatan di sebelah timur Magelang. Pada kesempatan kirab budaya kali ini PDAM Kota Magelang mengirimkan kontingen mobil hias  serta 1 Grup kesenian Tirta Budaya yang membawakan tari kreasi “Ndayakan”.  Untuk Mobil hias PDAM Kota Magelang mengambil background Watertoren (Menara Air) yang telah dibangun sejak th 1920 serta telah menjadi ciri khas PDAM Kota Magelang. Selain itu juga tokoh game Super Mario Bros yang melambangkan seorang tukang ledeng.
Bapak Walikota beserta jajarannya juga Anggota dewan turut turun menari bersama Rombongan PDAM Kota Magelang
Panas terik matahari tidak menghalangi Semangat Para punggawa Tirta Budaya dalam membawakan tari kesenian tersebut sehingga menarik antusias masyarakat, bahkan Walikota Magelang beserta jajarannya menyempatkan turun untuk mencoba menari bersama.