BERANDA

Lessons Learn Sharing Program Hibah Air Minum dan Sanitasi Kerjasama Australia dan Indonesia


Kategori Lainnya | : 6 February 2014 | 00:34 WIB
Share this article on :



Direktorat Pendanaan Luar Negeri Bilateral, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengadakan seminar pembelajaran (Lesson Learnt Sharing) Proyek-proyek Pinjaman dan Hibah Luar Negeri Bilateral. Sesuai dengan fungsinya Direktorat Pendanaan Luar Negeri Bilateral melaksanakan pemantauan, evaluasi dan penilaian kinerja pelaksanaan rencana kebijakan pendanaan luar negeri bilateral dan kerjasama pembangunan bilateral berdasarkan peraturan menteri PPN/Kepala Bappenas No 7 Tahun 2012.

Seminar Pembelajaran (Lessons Learnt Sharing) dilaksanakan di Sari Pan Paifik Hotel - Jakarta (6/2) dan dibuka oleh Deputi bidang Pendanaan Pembangunan Bappenas, Wismana Adi Suryabrata.
Dalam paparannya, ketua panitia yang merupakan Direktur Pendanaan Luar Negeri, Kennedy Simanjuntak mengatakan "Tujuan Indept monitoring adalah untuk mengetahui secara riil capaian output dan perkembangan pelaksanaan proyek, selain itu juga untuk menemukan masalah dan mencari solusi khususnya solusi jangka pendek sehingga pelaksanaan proyek berjaklan lancar".

Hadir sebagai pembicara dalam acara seminar tersebut antara lain perwakilan dari Universitas Indonesia yang menyajikan paparan proyek Development of World Class University at University of Indonesia, perwakilan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang menyajikan paparan proyek Animal Husbandry Technology and Practice Improvement to Accelerate Meat and Milk Production (Meat-Milk Pro) dan Ketua CPMU Hibah Air minum dan Sanitasi Direktorat Jendral Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, Chandra Situmorang yang menyajikan paparan dengan judul Lessons Learned Program Hibah Air Minum dan Sanitasi Kerjasama Pemerintah Australia dan Indonesia Tahap II, dengan materi yang disampaikan antara lain : (a) Kriteria Program Hibah, (b) Kriteria Penerima Hibah, (c) Peruntukan Dana Hibah, (d) Mekanime Pelaksanaan. Hadir juga sebagai pembicara, pengamat dan mitra pembangunan Don K Marut yang memaparkan Mengelola Proyek Pinjaman atau Hibah Luar Negeri yang Lebih Efektif.

Peserta seminar berasal dari kementerian/lembaga executing agency yang sedang melaksanakan proyek-proyek hibah atau bantuan Luar Negeri Bilateral. Kegiatan seminar ini diharapkan dapat :
1. Menjadi lesson learnt baik untuk kementerian/lembaga executing agency yang bersangkutan atau untuk kementerian/lembaga lainnya.
2. Menjadi bahan rujukan untuk replikasi kegiatan di waktu dan lokasi yang lain dengan dana sendiri (rupiah murni) atau dijadikan rujukan untuk perbaikan sistem (perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan proyek) baik dari aspek administrasi keuangan dan kelembagaan
3. Menjadi rujukan untuk menjamin keberlanjutan atau sustainability proyek sehingga output proyek tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal.








Baca Juga Berita Lainnya